Sabtu, 28 September 2013

Mengenali Diri dan Misi Kehidupan


Mengenali Diri dan Misi Kehidupan


1. Melalui perkataan Tuhan

Lalu datanglah TUHAN, berdiri di sana dan memanggil seperti yang sudah-sudah: "Samuel! Samuel!" Dan Samuel menjawab: "Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengar." (1 Samuel 3:10)


2. Melalui pengalaman diri

Dan Samuel makin besar dan TUHAN menyertai dia dan tidak ada satupun dari firman-Nya itu yang dibiarkan-Nya gugur. (1 Samuel 3:19)


3. Melalui pengesahan orang lain

Maka tahulah seluruh Israel dari Dan sampai Bersyeba, bahwa kepada Samuel telah dipercayakan jabatan nabi TUHAN. (1 Samuel 3:20)



Tahukah Anda Siapa Dirimu?

Tahukah anda siapa dirimu? 

1. Tahu siapa dirimu bukan


Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: "Siapakah engkau?" Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: "Aku bukan Mesias." Lalu mereka bertanya kepadanya: "Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?" Dan ia menjawab: "Bukan!" "Engkaukah nabi yang akan datang?" Dan ia menjawab: "Bukan!" (Yohanes 1:19-21)


2. Tahu siapa dirimu 


Maka kata mereka kepadanya: "Siapakah engkau? Sebab kami harus memberi jawab kepada mereka yang mengutus kami. Apakah katamu tentang dirimu sendiri?" Jawabnya: "Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya." (Yoh 1:22-23)

-------------------

Selepas menulis nota ini, aku tersedar pula satu persoalan yang mungkin timbul; "Kalau begitu, bagaimana aku dapat mengenali diriku yang sebenar?" Untuk jawapannya, sila klik nota berikut:

Khamis, 26 September 2013

3 Asas Pelayanan Yang Berhasil

Samuel menerima panggilan Tuhan pada usia mudanya



1. Pelayanan yang berhasil datang dari panggilan Tuhan

Lalu datanglah TUHAN, berdiri di sana dan memanggil seperti yang sudah-sudah: "Samuel! Samuel!" Dan Samuel menjawab: "Berbicaralah, sebab hamba-Mu ini mendengar." (1 Samuel 3:10)


2. Pelayanan yang berhasil datang dari penyertaan Tuhan

Dan Samuel makin besar dan TUHAN menyertai dia dan tidak ada satupun dari firman-Nya itu yang dibiarkan-Nya gugur. (1 Samuel 3:19)


3. Pelayanan yang berhasil datang dari pembuktian Tuhan

... TUHAN menyertai dia dan tidak ada satupun dari firman-Nya itu yang dibiarkan-Nya gugur. Maka tahulah seluruh Israel dari Dan sampai Bersyeba, bahwa kepada Samuel telah dipercayakan jabatan nabi TUHAN. (1 Samuel 3:19-20)



Rabu, 25 September 2013

3 Cara Mengatasi Godaan




1. Hidup Dalam Kasih Tuhan

Yohanes mengatakan bahawa jika seseorang mengasihi dunia, kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Jadi sebaliknya juga benar, jika seseorang mengasihi Bapa, kasih akan dunia tidak ada dalam orang itu.

Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. (1 Yohanes 2:15-16)


2. Hidup Dalam Firman

Untuk ketiga-tiga kali sewaktu Yesus dicobai Iblis di padang gurun, Yesus telah menjawab dengan ungkapan, "Ada tertulis...." Yesus melawan Iblis dengan menggunakan Firman Tuhan. 

Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah." (Matius 4:4)


3. Hidup Dalam Doa

Yesus mengajar murid-murid-Nya untuk berjaga-jaga dan berdoa supaya tidak jatuh ke dalam pencobaan.

Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah." (Matius 26:41)



Selasa, 24 September 2013

3 Jenis Godaan Dunia

Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. 
(1 Yohanes 2:15-16)



3 Jenis Godaan Dunia;

1. Keinginan Daging

Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan... (Kejadian 3:6)


2. Keinginan Mata

... dan sedap kelihatannya... (Kejadian 3:6)


3. Keangkuhan Hidup

... lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian... (Kejadian 3:6)



Isnin, 23 September 2013

Tuhan Kuat, Manusia Lemah



3 Hal Yang Perlu Kita Ketahui;

1. Tuhan itu kuat.

Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? TUHAN ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya. (Yesaya 40:28)


2. Manusia itu lemah.

Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung. (Yesaya 40:30)


3. Tuhan akan memberi kekuatan kepada orang yang menantikan-Nya.

Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi  lesu,  mereka  berjalan  dan 
tidak menjadi lelah. (Yesaya 40:31)



Ahad, 22 September 2013

Petrus Berjalan Di Atas Air



Kira-kira jam tiga malam datanglah Yesus kepada mereka berjalan di atas air. Ketika murid-murid-Nya melihat Dia berjalan di atas air, mereka terkejut dan berseru: "Itu hantu!", lalu berteriak-teriak karena takut. Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!" (Matius 14:25-27)


Bagaimana mengalami keajaiban bersama dengan Tuhan;


1. Percaya pada Yesus (Mendengar perkataan Yesus)

Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: "Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air." (Matius 14:28)


2. Patuh pada Yesus (Melakukan perkataan Yesus)

Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus. (Matius 14:29)


3. Pandang pada Yesus (Memegang perkataan Yesus)

Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!" (Matius 14:30)

- Petrus mulai tenggelam waktu dia melihat angin yang kuat dan mengalihkan pandangan daripada Yesus. Pandanglah terus pada Yesus!